Skip to main content

Satu jam saja - Quality time with kids

Assalamu'alaykum wr wb 

Bismillah

Hidup adalah amanah yang akan kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah swt, begitu pula dengan anak-anak. Mereka adalah amanah bagi kita, yang harus kita jaga , kita didik dengan kasih sayang.
Profesi ibu bekerja, bukan penghalang bagi kita untuk dekat dengan anak. 
Memang benar, saya kerap mendengar, bahwa saya akan kehilangan Golden Age anak-anak saya saat usia balita. 

Namun , saya tidak pernah patah semangat, karena saya yakin Allah memberikan ketetapanNya kepada saya, pasti juga akan memberikan jalan luas yang panjang terbentang, untuk saya bisa mendidik dan dekat dengan titipanNya.
Selain doa , yang selalu dipanjatkan dan berserah diri pada Sang Khalik, untuk menjaga buah hati kita saat kita tidak bersama mereka

Dalam mendidik anak saya berangkat dari quote yang terkenal dari Ali bin Abi Thalib, RA adalah:
Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, Karena mereka hidup bukan di jamanmu”. Dari quote ini kita sebagai orang tua tidak bisa lagi otoriter , meminta anak untuk mengikuti kemauan orangtua.


Menurut Ali bin Abi Thalib Ra. ada tiga pengelompokkan dalam cara memperlakukan anak:
  1. Kelompok 7 tahun pertama (usia 0-7 tahun), perlakukan anak sebagai raja.
  2. Kelompok 7 tahun kedua (usia 8-14 tahun), perlakukan anak sebagai tawanan.
  3. Kelompok 7 tahun ketiga (usia 15-21 tahun), perlakukan anak sebagai sahabat.
Ketika mereka berusia 0 hingga 7 tahun, saya selalu menerapkan satu jam bersama mereka dan saya akan berusaha ada saat mereka membutuhkan. Alhamdulillah , teknologi kian pesat, sehingga kami bisa berhubungan via pesawat telepon.

Komitmen Ibu Bekerja selalu dipertanyakan, dengan tekad kuat... saya jaga komitmen dan berusaha kuat untuk mengatur waktu (time management). Walau ada juga sih yang melesetnya.. hehe...
Satu jam tiap hari , sesaat setelah saya pulang dari kantor. Baby sitter langsung keluar dari zona mengasuhnya,, dan sepenuhnya anak-anak bersama dengan saya.
No gadget, no interruption selama satu jam berharga itu. Anak- anak bebas bercerita, bagaimana keseharian mereka

Antusiasme mereka amat sangat luar biasa, mereka selalu menanti saat-saat saya pulang kantor, dan berebut untuk bercerita terlebih dahulu.

Indahnya masa-masa itu. Saya rasakan hingga mereka besar, mereka selalu bercerita tentang apa saja dengan saya, dan mereka memiliki empati yang besar.

Jadi para ibu bekerja... yakin deh, InsyaaAllah, walau bekerja pun, kita bisa terus dekat dengan buah hati kita, apalagi di teknologi yang semakin pesat. Intinya: komitmen yang kuat, dan time management yang bagus.

Mungkin ada yang susah untuk pulang tepat waktu dari kantor, tidak fleksibel.. tetap semangat, dan terus berniat kuat. Karena dengan niat dan tekad yang kuat, InsyaaAllah, Allah akan memberikan jalan yang terbentang luas.
Satu jam paling sedikit kita luangkan buat mereka, manfaat positif yang saya rasakan.

Terus Doa dan tawakal.. Insyaa Allah.

Wassalamu'alaykum wr wb

Comments

  1. Semangat untuk para mompreneur 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus semangat.. dan enjoy your life.. everything is possible.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips Blogger Pemula Ikut Kelas BRT

Selamat datang di blog saya, disini saya akan berbagi cerita tentang kuliner, parenting, dan lifestyle. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman pertama saya mengikuti Kelas Gratis BRT. Saya adalah Blogger pemula yang berminat untuk mengoptimasi blog saya.  Mengapa saya tertarik mengikuti kelas gratis BRT ini? Alasan pastinya seperti yang dimiliki sebagian besar para Blogger, yaitu agar blog kita ramai pembaca, dan bisa menjadi urutan teratas dalam mesin pencarian Google. Pertama kali saya tertarik untuk membuat Blog adalah di tahun 2018. Sayangnya, saya mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, dan menulis blog. Alhasil, blog saya tidak aktif. Sejak tahun 2018 hingga sekarang, saya terus mengasah ilmu kepenulisan saya dengan memberanikan diri mengikuti tantangan menulis antologi serta belajar tentang blog. Saya resmi berhenti bekerja dari kantor saya di bulan November 2021 dan inilah saatnya saya berniat untuk memperdalam ilmu tentang Blog. Sekil

Lokasi Menarik di Kota Lama Semarang

Dear Sahabat, Di cerita saya kali ini, saya akan mengulas sedikit tentang Kota Semarang kembali. Semarang adalah kota yang kami tidak pernah bosan mengunjunginya. Kota yang selalu membuat kangen, selain makanan aslinya juga tempat wisatanya. Salah satu yang kami kunjungi hingga kedua kalinya adalah Kota Lama Semarang. Kami sangat menikmati jalan sore di Kota Lama Semarang. Walau hanya kunjungan singkat, kami menemukan lokasi menarik di Kota Lama Semarang yang ramai dikunjungi, dimana saya lihat, bukan hanya wisatawan domestik tetapi juga asing. Saya dan keluarga, telah mengunjungi Kota Lama Semarang dua kali, sebelum pandemi dan saat pandemi. Saya akui kami menemukan perbedaan diantara dua kunjungan kami tersebut. Namun walau demikian, tidak mengurangi keasyikan kami mengeksplorasi Kota Lama Semarang. Baca juga : Tiga Spot Foto cantik di Lawang Sewu. Sekilas tentang Kota Lama Semarang Kota Lama Semarang merupakan kawasan perniagaan di abad ke 19-20, disaat pemerintahan Belanda atau VOC

Kantina, Kantin Plaza Indonesia

Dear Sahabat,  Berkantor di salah satu pusat perbelanjaan bergengsi di Jakarta, pastinya akan membuat isi kantong jebol, karena susah mencari tempat makan yang ramah kantong. Banyak sih tempat di pinggiran jalan yang menawarkan makanan dengan harga murah, asal mau berpanas-panasan dan berteman dengan debu. Akhirnya kutemukan Kantina, Kantin Plaza Indonesia. Di awal kepindahan kantor dari Landmark Sudirman ke The Plaza Office Tower MH Thamrin, saya selalu bingung ketika jam makan siang tiba. Sesekali makan di dalam pusat perbelanjaan Plaza Indonesia, tapi kadang ingin rasanya menyantap makanan ala masakah rumahan. Ada alternatif kantin di basement P2 atau di P3, namun harus siap mau ditemani asap rokok, karena banyak pengemudi-pengemudi yang makan di situ. Pilihan lain lagi adalah di Kantin EX, lumayan banyak makanan yang ditawarkan disana harga murah dan juga lumayan rasanya. Namun sayang sekali, Kantin EX harus kita relakan karena gedung tersebut dirobohkan. Kembali bingung melan