Skip to main content

3 Langkah Sebelum Memesan Subway Indonesia

3-langkah-subway-indonesia


Saya terkesima saat Subway muncul di Jakarta. Masyarakat sangat antusias menyambut pembukaan restoran siap saji dari Amerika Serikat ini , yang telah berdiri sejak 1965 di negara tempat asalnya. Antrian panjang selalu menghiasi outlet pertama Subway Indonesia di Cilandak Town Square, saya urungkan niat untuk berkunjung kesana saat itu. Penundaan ini membuat saya bisa eksplorasi terlebih dahulu, melihat menu-menu yang banyak diminati para pengunjungnya. Dalam tulisan ini, saya mencoba untuk membagi pengalamam saya tentang 3 langkah sebelum memesan Subway Indonesia, dengan tujuan agar kita tidak lama berpikir saat berdiri didepan outletnya, mengingat antrian panjang dibelakang kita yang juga ingin cepat merasakan kenikmatan roti sandwich dan isiannya.

Few months later.

Saya dan anak-anak serta suami berencana untuk mencoba untuk berkunjung ke Subway Indonesia di awal tahun 2022. Kami urung untuk bepergian karena pandemi yang melanda, baru di awal 2022, saat angka pasien Covid-19 melandai, kami beranikan diri untuk berkunjung ke tempat-tempat umum. Subway Indonesia yang terletak di Cilandak Town Square adalah restoran siap saji yang hendak saya datangi. 

Saya dan keluarga sangat menikmati wisata kuliner, apalagi saat kami pergi keluar kota. Sampai terkagum kami dibuatnya, begitu kaya Indonesia dengan kuliner tradisionalnya. Namun, restoran siap saji pun memegang peranan penting. Restoran siap saji mulai menjamur di Indonesia. 

Baca juga : Kuliner di Jalan Braga


Tiga Langkah Sebelum Memesan Subway Indonesia

Menu yang ditawarkan oleh Subway Indonesia sangat beragam, terdapat berbagai varian menu yang dapat dinikmati, diantaranya adalah 
1. Spicy Italian
2. Italian BMT
3. Chicken Teriyaki
4. Meatball Marinara
5. Steak and Cheese
6. Veggie Delight
7. Tuna Mayo
8. Chicken Slice
9. BBQ Chicken
10. Oven Roasted Chicken
11. Roast Beef
12. Steak Jalapeno

Sedemikian beragamnya sampai bingung untuk memesan yang mana. Akhirnya kami menentukan pilihan hendak pilih yang mana. Dalam perjalanan menuju Cibubur Town Square, saya sudah menyiapkan kertas untuk menulis apa yang ingin saya pesan. Saya coba sharing beberapa tips ala saya dan keluarga sebelum memesan Subway Indonesia adalah 

1. Memilih Roti

Pilihan-roti-Subway



Pertanyaan pertama yang saya lontarkan kepada keluarga saya adalah pilihan roti, ternyata roti yang digunakan sangat beragam. Tekstur rotinya seperti bagel atau roti Perancis, terdapat beberapa pilihan diantaranya adalah
a. Italian White dengan dominan tepung terigu.
b. Wheat atau roti gandum
c. Parmesan Oregano yaitu roti dengam bertabur rempah Oregano dan keju Parmesan, serta yang terakhir adalah
d. Honey Oat, roti dengan taburan Oat dan ada sedikit sensasi rasa manis. 

Saya, suami dan anak-anak memilih Italian White, Wheat dan Parmesan Oregano.

2. Memilih Ukuran Roti


Jangan lupa untuk memilih ukuran sandwhich, apakah full atau setengah. 
Selain itu, kita juga dapat memilih apakah sandwich, wrap atau salad. 

Sedemikian beragam alternatif cara untuk dapat menikmati Subway Indonesia.

3. Memilih Menu

Pemilihan menu atau macam dari dressing dan atau sayuran, menjadi langkah selanjutnya. 

Saya berpikir praktisnya saja, agar tidak menunggu terlalu lama,  untuk mengetahui terlebih dahulu , menu apa yang akan kami pesan serta saus yang digunakan

Terus terang, dengan beragamnya menu yang ditawarkan, kita bisa-bisa hanya diam terpaku didepan outlet. 

Saat kunjungan kami,  Italian BMT, Tuna dan BBQ Chicken adalah menu terpilih. 

Akhirnya proses pemesanan selesai. Kami hanya menunggu beberapa menit untuk proses terakhir. Rasanya tidak sabar untuk langsung menggigit roti dan merasakam sensasi perpaduan rasanya. 

Saat ini cabang Subway Indonesia sudah banyak tersebar di Indonesia. Dengan mengetahui langkah sebelum memesan ini, semoga dapat membantu teman-teman untuk dapat dengan mudah menentukan pilihan serta tentunya dapat membantu antrean berjalan, tidak diam ditempat.

Semoga bermanfaat ya.
















Comments

Popular posts from this blog

Tips Blogger Pemula Ikut Kelas BRT

Selamat datang di blog saya, disini saya akan berbagi cerita tentang kuliner, parenting, dan lifestyle. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman pertama saya mengikuti Kelas Gratis BRT. Saya adalah Blogger pemula yang berminat untuk mengoptimasi blog saya.  Mengapa saya tertarik mengikuti kelas gratis BRT ini? Alasan pastinya seperti yang dimiliki sebagian besar para Blogger, yaitu agar blog kita ramai pembaca, dan bisa menjadi urutan teratas dalam mesin pencarian Google. Pertama kali saya tertarik untuk membuat Blog adalah di tahun 2018. Sayangnya, saya mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, dan menulis blog. Alhasil, blog saya tidak aktif. Sejak tahun 2018 hingga sekarang, saya terus mengasah ilmu kepenulisan saya dengan memberanikan diri mengikuti tantangan menulis antologi serta belajar tentang blog. Saya resmi berhenti bekerja dari kantor saya di bulan November 2021 dan inilah saatnya saya berniat untuk memperdalam ilmu tentang Blog. Sekil

Lokasi Menarik di Kota Lama Semarang

Dear Sahabat, Di cerita saya kali ini, saya akan mengulas sedikit tentang Kota Semarang kembali. Semarang adalah kota yang kami tidak pernah bosan mengunjunginya. Kota yang selalu membuat kangen, selain makanan aslinya juga tempat wisatanya. Salah satu yang kami kunjungi hingga kedua kalinya adalah Kota Lama Semarang. Kami sangat menikmati jalan sore di Kota Lama Semarang. Walau hanya kunjungan singkat, kami menemukan lokasi menarik di Kota Lama Semarang yang ramai dikunjungi, dimana saya lihat, bukan hanya wisatawan domestik tetapi juga asing. Saya dan keluarga, telah mengunjungi Kota Lama Semarang dua kali, sebelum pandemi dan saat pandemi. Saya akui kami menemukan perbedaan diantara dua kunjungan kami tersebut. Namun walau demikian, tidak mengurangi keasyikan kami mengeksplorasi Kota Lama Semarang. Baca juga : Tiga Spot Foto cantik di Lawang Sewu. Sekilas tentang Kota Lama Semarang Kota Lama Semarang merupakan kawasan perniagaan di abad ke 19-20, disaat pemerintahan Belanda atau VOC

Kantina, Kantin Plaza Indonesia

Dear Sahabat,  Berkantor di salah satu pusat perbelanjaan bergengsi di Jakarta, pastinya akan membuat isi kantong jebol, karena susah mencari tempat makan yang ramah kantong. Banyak sih tempat di pinggiran jalan yang menawarkan makanan dengan harga murah, asal mau berpanas-panasan dan berteman dengan debu. Akhirnya kutemukan Kantina, Kantin Plaza Indonesia. Di awal kepindahan kantor dari Landmark Sudirman ke The Plaza Office Tower MH Thamrin, saya selalu bingung ketika jam makan siang tiba. Sesekali makan di dalam pusat perbelanjaan Plaza Indonesia, tapi kadang ingin rasanya menyantap makanan ala masakah rumahan. Ada alternatif kantin di basement P2 atau di P3, namun harus siap mau ditemani asap rokok, karena banyak pengemudi-pengemudi yang makan di situ. Pilihan lain lagi adalah di Kantin EX, lumayan banyak makanan yang ditawarkan disana harga murah dan juga lumayan rasanya. Namun sayang sekali, Kantin EX harus kita relakan karena gedung tersebut dirobohkan. Kembali bingung melan